Bajingan, selalu begini
kenapa tuhan?
Kau jadikan di dunia
tempat bagai neraka
diberi embel surga
dihuni pencari murka
atas nama Pendidikan
penguasa yang lalim
menginjak kepala rakyat
Kenapa Bapak?
banting tulang siang malam
buat anakmu masuk neraka
Kenapa Ibu?
kirim jutaan tiap bulan
buat anakmu makan tembaga
Kenapa Kawan?
kalian lihat kami terpenjara?
kalian salah
disini kami tak jadi narapidana
disini kami jadi romusha
pagi siang sore malam
masa muda dibuang
tak dibayar sepeser uang