Bangku Semen Tapi Semua Orang Berdiri

Berkubang

Berkubang di genangan dusta Rasanya nikmat tidak terkira Banyak jalan, banyak kesempatan Tanpa sadar gerogoti badan Bagai karat pada logam Menantang putusan tuhan Ketika sadar telah tenggelam Lagipula kau abai peringatan