Bangku Semen Tapi Semua Orang Berdiri

Sempurna

Biasa saja tak harus sempurna hanya rakyat jelata Jangan dengarkan kata mereka Jangan hiraukan protes manusia Aku berangan akal matang hati tenang telinga lengang perut kenyang Tak terhitung bernasib bunting tetap tersenyum sedang aku selalu beruntung berlarut murung